Pages

Showing posts with label Game. Show all posts
Showing posts with label Game. Show all posts

Saturday, February 23, 2013

Dualshock 4

kontroler PS 4

Sony secara resmi telah mengumumkan kehadiran konsol game yang paling ditunggu-tunggu gamer saat ini, yakni PS 4. Kehadiran konsol PS 4 ini tak hanya mengusung spesifikasi perangkat keras yang lebih baru, tapi juga datang dengan kontroler DualShock baru yang dilengkapi touchpad kapasitif.
Kehadiran kontroler DualShock 4 yang baru dan dilengkapi touchpad pada konsol PS 4 ini sekaligus membuktikan bahwa bocoran foto prototipe kontroler PS 4 tersebut memang benar dan tak mengalami perubahan desain ketika diluncurkan.
Sekilas, desain kontroler DualShock 4  konsol PS 4 ini tak jauh dari kontroler DualShock yang diperkenalkan Sony di era1990-an dan tak banyak berubah hingga saat ini. Perbedaan hanya terlihat dengan hadirnya touchpad yang berada di atas joytick analog.
Kontroler DualShock 4 dengan touchpad ini mengusung desain yang tak jauh dari DualShock yang ada saat ini, hanya saja hilangnya beberapa tombol seperti Start, Select, dan hadir input baru yakni touchpad.


Sony mengklaim bahwa kontroler baru PS 4 ini mampu memberikan pengalaman bermain game yang lebih mendalam bagi para gamer. Touchpad yang terdapat pada kontroler baru tersebut juga mengusung sejumlah fitur unik yang dapat dimanfaatkan oleh gamer.
Touchpad yang terdapat pada kontroler baru PS 4 ini memiliki kemampuan untuk memanipulai kamera pemain saat cinegraphic event pada game berlangsung. Tak hanya itu, terdapat tombol share yang memungkinkan pemain berbagai prestasi bermain game melalui jejaring sosial atau dengan teman-teman sesama pengguna PlayStation Network.
Seperti yang dilansir dari Slashgear (20/02/2013), kontroler DualShock baru ini juga dilengkapi dengan headphone jack 3,5mm yang memungkinkan pemain melakukan interaksi sosial ketika bermain game online yang dibantu dengan LED bar yang berada di atas touchpad.

sumber:  http://gosipindonesia.info/ps-4-hadirkan-kontroler-dual-shock-baru-dilengkapi-touchpad/
»»  Baca Selanjutnya...

Monday, November 28, 2011

Review Sonic Generations, Perpaduan Gameplay Sonic klasik dan Modern yang Asik


Dalam rangka merayakan ulangtahun game Sonic yang ke-20, Team Sonic dan SEGA meluncurkan sebuah sekuel terbaru yang diberi judul Sonic Generations dan mereka tidak hanya merayakannya pada satu platform saja tapi beberapa platform game juga, yakni PC, Xbox360, Playstation3, dan Nintendo3DS. Konsep baru dari Team Sonic yang mengemas gameplay Sonic era klasik dan Sonic era modern dalam satu judul game terlihat cukup unik. Mari kita simak ulasan review dibawah ini.

Story 


Plot cerita game ini juga bertemakan tentang ulangtahun, yang mengisahkan teman-teman sonic mengadakan sebuah pesta kejutan ulangtahun untuk Sonic, namun pesta tersebut bubar akibat munculnya sebuah musuh baru yang dinamakan Time Eater. Teman-teman Sonic disedot kedalam lubang waktu dan Sonic yang berusaha menyelamatkan mereka terhempas jatuh akibat serangan monster tersebut. Akhirnya Sonic yang jatuh pingsan tersebut sadar dan menemukan dirinya telah berada di sebuah dunia yang terlupakan yang hanya berwarna putih abu-abu. Misi Sonic dalam game ini adalah berusaha membebaskan teman-temannya dan mengembalikan dunia yang terlupakan menjadi berwarna kembali.
Gameplay 
Sonic akan muncul disebuah dunia terlupakan dengan format Free Roaming yang mirip sebuah stage permainan. Pada awalnya hanya tersedia satu stage saja, namun setelah berhasil menyelesaikan stage pertama tersebut, maka beberapa stage akan terbuka dan Sonic dapat bergerak bebas ke kiri dan ke kanan, ataupun melompat keatas dalam memilih stage-stage untuk dimainkan. Total stage dalam game ini mencapai 9 stage dan tiap stage terbagi menjadi 2 Act, yakni Act pertama akan mengunakan Sonic klasik dengan stage 2,5 dimensi dan Act kedua mengunakan Sonic Modern dengan stage 3 dimensi. Jadi total keseluruhan ada 18 stage permainan yang bisa kita ikuti.































Stage permainan disekuel ini terinspirasi dari stage-stage pada game Sonic sebelumnya, mulai dari era Genesis, Dreamcast, hingga konsol saat ini. Seperti stage Green hill dari game Sonic the Hedgehog, stage Sky Sanctuary dari game Sonic & Knuckles, stage City Escape dari game Sonic Adventure, dan sebagainya. Disamping itu tiap stage didesain memiliki beberapa jalur yang dapat dilalui, seperti saat kita gagal melompat pada sebuah platform dan jatuh kebawah, kita masih dapat mengikuti jalur diplatform bawah yang tetap membawa kita ke akhir stage permainan. Hal ini yang membuat kita tidak mudah bosan dalam memainkannya berulang-ulang karena desain stage yang kreatif dan bervariasi.
Saat terjun ke dalam stage permainan dengan mengunakan Sonic klasik, maka gameplaynya mirip dengan game sonic 2D zaman dahulu yang bergerak side scrolling, kemudian saat mengunakan Sonic modern, maka gameplaynya berbeda lagi dengan lingkungan permainan yang tampil full 3D dengan sudut pandang orang ketiga. Disepanjang stage, Sonic dapat berlari kencang dengan mengunakan Boost (pada Sonic modern) ataupun SpinDash (pada Sonic klasik), melompat dari sebuah platform ke platform lain (ada yang bergerak dan ada yang mengapung diudara), menghindari duri-duri tajam dan menjatuhkan musuh-musuh yang mencoba menghalangi dengan menginjak bagian atas musuh, kemudian ada bagian dari stage yang didesain mirip dengan rollercoaster dan papan yang dapat membuat kamu meluncur tinggi ke udara supaya kamu dapat menciptakan trick ataupun freestyle diudara hingga berkali-kali. Ditengah stage kita juga akan menemukan item-item yang sangat berguna bagi kita, seperti skate board ataupun sepatu roket.
Setelah berhasil menyelesaikan sebuah stage, maka kita akan berhasil membebaskan salahsatu teman Sonic dan performa kita disepanjang stage akan dinilai, mulai dari jumlah Ring yang berhasil dikumpulkan, jumlah musuh yang berhasil dikalahkan, hingga jumlah trick kombo yang berhasil diciptakan. Dari semua penilaian tersebut maka kita diberi rangking dan rangking “S” merupakan score tertinggi di game ini dan sejumlah poin yang sangat berguna saat mengunjungi toko Omochao untuk membeli skill-skill dalam meningkatkan kemampuan Sonic menghadapi stage-stage yang semakin susah dan mempersiapkan dirinya untuk melawan Boss musuh yang tangguh, seperti contoh Sonic klasik dapat membeli skill Homing Attack seperti yang dimiliki Sonic modern. Membeli skill Thunder Shield, yang dapat mengeluarkan listrik dan mengelilingi Sonic sehingga dia kebal terhadap musuh yang menghadang dan memungkinkan dia melakukan double jump. Berbicara tentang Boss musuh dalam game ini tidak seperti musuh-musuh disepanjang stage yang gampang dikalahkan, mereka ada yang tampil dengan bentuk yang besar dan tentu saja sangat tangguh, kita harus mencari trik untuk menyerang kelemahan mereka. Disamping itu juga kita akan bertemu dan melawan rival Sonic lainnya, seperti Shadow, Sonic Metal, dan Sonic Silver.
Selain menyelesaikan sebuah stage dengan sebaik mungkin, kita juga dapat mengumpulkan 5 buah Red Ring yang tersebar di sudut-sudut setiap stage. Dengan mendapatkan Red Ring maka kita akan membuka Artwork dan musik baru. Hal ini menambah alasan lagi untuk memainkan kembali stage-stage yang berhasil kita lewati untuk berusaha mengumpulkan semua Red Ring yang menjadi keasikan tersendiri. Selain menjalani stage-stage yang merupakan inti cerita permainan, kita juga dapat mengikuti misi sekunder yang dinamakan Challenge yang terbagi menjadi 5 Challenge mengunakan Sonic klasik dan 5 Challenge yang mengunakan Sonic modern pada masing-masing stage. Challenge dalam game ini menghadirkan misi-misi yang menarik, seperti menantang Sonic dalam balapan dengan bayangan dirinya sendiri, menantang Sonic menyelesaikan stage dengan jumlah Ring yang ditentukan, ataupun menantang Sonic membebaskan binatang yang terkurung dalam kapsul sebanyak mungkin.
Graphic
Kualitas grafis pada game ini benar-benar HD yang memanjakan mata. Setiap stage permainan dihiasi dengan warna yang cerah dan tajam. Visual gameplay side scrolling yang mengunakan Sonic klasik, menghadirkan latar yang 3D sehingga gameplay side scrolling terasa modern. Untuk versi PC, framerate permainan tetap berjalan dengan stabil untuk ritme permainan yang berlangsung cepat. Sedangkan dari kualitas suara, komposisi musik permainan sangat bagus dan bervariasi. Serta suara efek disepanjang permainan membuat kita bernolstalgia dengan game-game sonic sebelumnya. Salahsatu suara efek sederhana yang cukup membuat saya berdecak kagum adalah saat Sonic menyelam ke air maka suara musik yang mengiringi permainan terdengar kecil dan samar-samar, namun saat Sonic keluar dari air maka musiknya terdengar jelas dan nyaring kembali.
Overall
Game Sonic Generations menghadirkan konsep permainan yang bagus dan menarik dalam merayakan ulangtahun game Sonic. Gameplaynya terasa bervariasi dan unik sehingga cukup mengasikan dan menghibur.
Sonic Generations
Publisher : SEGA
Developer : TEAM SONIC
Genre : Platfomer / Action adventure
Platform : PC, XBbox360, Playstation3, Nintendo3DS
SCORE
Story. 70
Gameplay. 80
Graphic. 85
Overall. 85
»»  Baca Selanjutnya...

Thursday, November 24, 2011

Menggunakan PS Vita sebagai controller PS3

(Game8) - PS Vita salah satu handheld terbaru dari Sony Entertainment yang akan di luncurkan pada kwartal terakhir tahun 2011 ini. Selain menjadi salah satu Handheld NextGen yang sangat canggih, PS Vita juga dapat digunakan sebagai pengganti controller pada konsol Playstation 3.

Menurut R&D Manager untuk Sony Eropa Phil Rogers, PS Vita memiliki fungsi yang menyerupai Wii U. Rogers mengatakan bahwa dengan menggunakan jaringan khusus PSN (Playstation Network), PS Vita dapat menampilkan data yang dikirimkan dari Playstation 3 yang sedang dimainkan. Dengan adanya fitur Cloud Saving yang memungkinkan pemain dapat melanjutkan permainan PS3 melalui PS Vita dimana saja akan memberikan keunggulan yang lebih dibanding Wii U.


Roger menjelaskan bahwa terdapat sistem yang dinamakan Title User Storage yang memberikan akses penyimpanan game sebesar 1MB pada server Sony. Dengan adanya sistem ini membuat game yang disimpan dapat diakses dan dimainkan pada PS Vita maupun PS3. Ketika pemain menyimpan game pada PS3, data tersebut dapat diambil pada PS Vita, sehingga pemain dapat melanjutkan permainan tersebut dimanapun mereka berada.

Ruin, game RPG mirip Diablo yang menjadi salah satu game PS Vita yang mendukung fitur Continuation Play. Dan dalam masa yang akan datang akan ada banyak game lagi yang dapat mendukung fitur tersebut. Kalian dapat merasakan kemudahan dalam bermain game dengan menggunakan perangkat terbaru Sony PS Vita.

Dengan memiliki kemampuan yang sama, tentunya PS Vita akan menjadi mimpi buruk dan kompetitor yang tangguh bagi Wii U. Apakah Wii U perlu menyiapkan strategi khusus atas kehadiran PS Vita? Ikuti terus perkembangannya di Game8Indo




»»  Baca Selanjutnya...

Thursday, November 10, 2011

10 menit menjajal uncharted 3 drakes deception


Jakarta - Kehadiran Uncharted 3: Drakes Deception yang semakin dekat memang kian dinanti para gamer PlayStation 3 (PS3). Beruntung detikINET bisa mencicipi game ini terlebih dahulu sebelum dirilis.

Uncharted 3 secara ekslusif akan dirilis untuk PS3 pada 1 November 2011. Percaya atau tidak, para pemain Xbox 360 atau PC akan iri dibuatnya. Terlebih lagi bagi mereka yang sudah pernah menyaksikan langsung atau memainkan game ini.

Seperti seri sebelumnya, Uncharted 3: Drakes Deception juga mengisahkan tokoh utama Nathan Drake yang sedang berburu harta karun. Kali ini sang jagoan bakal berpetualang di Perancis hingga tandusnya gurun pasir Jazirah Arab.

Game ini juga menyediakan fitur multiplayer, tapi untuk tulisan kali ini detikINET coba membahas modus single player yang tak kalah seru.

Berperan sebagai Drake, akan membawa pemain ke berbagai lokasi yang berbahaya. Tak ayal, beragam aksiciamik dari game ini pun kian disempurnakan hingga tampak mengesankan.



Gerakan sang jagoan kini terlihat lebih alami, Drake akan melakukan sedikit gerakan seperti menoleh atau menggerakan tangan dan kaki ketika pemain tidak menekan tombol apapun.

Gerakan Drake juga semakin terlihat luwes. Hal ini bisa dilihat dari perbedaan ketika ia sedang berlari kencang, berlari kecil, hingga menghindari serangan lawan.



Masih seputar keahlian Drake. Ketika sedang bergelantungan, gamer kini bisa menembak lawan. Tak seperti seri sebelumnya yang hanya bisa menghindar atau bersembunyi.

Namun jangan dulu berpikir menembak menggunakan senjata laras panjang, sang jagoan hanya menggunakan pistol genggam. Tapi itu saja sudah cukup untuk menjatuhkan beberapa lawan.





Gaya perkelahian juga semakin ditingkatkan. Kini Drake bisa menghujani musuh dengan beragam jenis bogem mentah yang dipadukan dengan berbagai jenis tendangan. Semua terlihat indah dan menarik dalam perpaduan yang pas.

Lalu bagaimana tampilan grafisnya? Sudah tidak diragukan lagi, Uncharted 3: Drakes Deception merupakan salah satu game PS3 dengan tampilan grafis yang sangat memukau. Ditambah lagi game ini sudah mendukung 3D.



Secara keseluruhan, walau hanya 10 menit mencicipinya, game ini sanggup membuat siapa pun yang memainkannya menggelengkan kepala. Grafis yang cantik, gaya pertarungan yang indah, dan semua itu dikemas dalam satu sistem permainan yang solid. Sungguh mengagumkan.



Sumber: http://www.detikinet.com/read/2011/10/20/154443/1748875/655/10-menit-menjajal-uncharted-3-drakes-deception
»»  Baca Selanjutnya...

Friday, November 4, 2011

Sony Berkolaborasi Dengan Intel Demi Luncurkan PlayStation 4


Ada kabar baru datang dari pihak Sony, dimana kabarnya kini tengah bekerja sama dengan pihak Intel. Keduanya sedang berkolaborasi untuk meluncurkan konsol Nintendo Wii generasi berikutnya. Sony sendiri kini tengah berkutat dalam merancang PlayStation 4.
Ketika dulu pihak Sony meluncurkan PS3, perusahaan tersebut mengemukakan bahwa konsol game tersebut akan berumur sekitar sepuluh tahun. Tampaknya, bagaimanapun, para pengembang tidak keberatan berpikir ke depan dan kini sedang bereksperimen dengan desain terbaru mesin game generasi selanjutnya.
Pihak Sony diduga sedang merancang desain yang didasarkan pada pihak Intel yang nantinya akan meluncurkan processor Larrabee dengan terintegrasi dengan grafisnya, namun saat ini pihak Intel sendiri tengah menunda peluncuran dari processornya. Ini artinya kemungkinan besar processor Larrabee tidak akan bisa berkompetisi dengan processor terbaru dari AMD dan grafis dari NVIDIA. Konon katanya pihak Sony sedang mempertimbangkan rancangan desain yang didasarkan pada CPU multi-core.
Produsen konsol tersebut kini tengah melihat beberapa desain dari arsitektur Cell, yang digunakan dalam PlayStation 3. Arsitektur ini lebih sulit untuk diterapkan dalam implementasi mendatang, yang mungkin telah berkontribusi terhadap PlayStation 3 yang mana telah membuat perusahaan tersebut mengalami kerugian untuk setiap konsol PS3 Slim yang dijual.
Belum jelas kapan kiranya PS4 akan keluar tapi tampaknya pihak Sony sendiri akan lebih berhati-hati dalam mendesain konsol terbarunya itu.


»»  Baca Selanjutnya...

Wednesday, November 2, 2011

Sonic Generations launch trailer

A launch trailer of sonic generations


»»  Baca Selanjutnya...

Friday, October 28, 2011

Sonic Finally Doesn't Suck

It's almost jarring to see SEGA finally deliver on their generation-old promises that SEGA "does what Nintendon't." They have finally re-purposed Sonic as a platforming mascot that is, for the first time in ages, wildly definable by its own merits instead of trying to play catch up, tagalong or sorority sister with its mustachio partner in crime. Instead, Sonic Generations decides to ditch the plight of spending decades chasing Mario's happy go lucky hop and bop, vacational romps through paradise in favor of a vigorously fast and unforgiving speed drive through dystopia that honors expertise over bubbly luck.
















Sonic Generations taps into the nostalgia of two decades of Sonic fans, who, against all odds, have shown their love for the blue blur. The story, while largely superfluous, is an homage to Sonic games of the past. The twin hedgehogs battle against an unknown force trying to destroy time itself. They relive each others' memories, zooming through iconic stages from nine different Sonic games. It's almost like SEGA rebooted the entire franchise, and caught you up on 20 years of hedgehog with a single game.

Watching old-school Sonic zip around his new beautifully reimagined Rube Goldberg-ian playgrounds and MC Escher-esque mazes is pure delight, with SEGA finally managing to perfectly recapture what made this franchise so fun to begin with after years of missed attempts. Classic Sonic's new 3D character model (based on his original sprite-base origins) has an adorable, almost claymation-like appearance. You speed through stages, traverse careful platforming sections, and break open item boxes as if it were 1991 and you're still going nuts over "blast processing" and Jaleel White's voice acting.

In contrast Modern Sonic exudes an attitude that contradicts his age. This is an older, more experienced Sonic, yet somehow more of a kid. His memories aren't those of green hills and sky temples, but of alien worlds and burning cities. His levels focus on blazing speed, an unstoppable force destroying every enemy in his path. Part super hero, part professional skateboarder, Sonic lives up to his name by physically pushing the sound barrier with his speed. Every Modern level shifts at some point into a 2D platformer, showing off Sonic's new arsenal of attacks. Think of it as a bit of Sonic Rush in the middle of your Sonic Colors and you've got it.


Sonic isn't afraid of heights... just water.

Neither Sonic is perfect however. At times the Classic version can feel floaty, and his Modern counterpart can stop dead in his tracks with every minor error. But these feel like small complaints compared to the exhilaration of playing a Sonic game that never stops the action to make you battle with stretchy arms. Bouncing between the two distinct modes does sometimes cause mishaps, though; it's easy to forget that 2D Sonic lacks his 3D counterpart's homing attack, leading to some incidental ring loss and occasional deaths. Likewise Modern Sonic has a limited boost meter instead of a spin dash
Every single level in Sonic Generations is a multi-path racetrack. You'll blaze past ramps, jumps, hidden emblems and entire new depths before you realize that you could have been soaring through them with a second's more dedication. Then you'll return to right your wrongs, as a quicker and more deliberate blur of cold-calculated genius on the rollercoaster setpieces created for your driven demolition. Newcomers will flail as they collide with walls, obstacles and clocks built either to deter them from this franchise forever or beat them into determined masterminds. Dedicated gamers will, on the other hand, give this thing the asskicking it deserves, and they'll earn it by triumphing over gameplay that's both thick and balanced, instead of fighting against the insurmountably broken ideologies that weave their way into most Sonic the Hedgehog games these days.



Ohhh... crap.

After destroying the main Acts, additional, mostly optional Challenges unlock, testing your skills. Sonic faces off against giant enemies, uses classic shields to traverse dangerous death traps, and teams up with his friends to overcome seemingly insurmountable obstacles. Most of the Challenges are fun, though there are duds among the batch (usually featuring an annoying side character). It can get frustrating if you're a completionist, but the cooler challenges outweigh the obnoxious ones.

The only time Sonic Generations lets Sonic fans down is with the limited number of boss battles, and lackluster Chaos Emerald levels. The Sonics battle a mere four bosses in the entire game, two of which are very short. What happened to the days of a boss after every level? The Chaos Emeralds are unlocked through the bosses, and the Rival Battle stages, which are like mini-bosses against Sonic's more annoying clones, Shadow, Silver, and Metal Sonic. This game needed a separate Chaos Emerald stage, a trippy, dizzying, infuriatingly difficult mini-game that makes you earn the emeralds, instead of just being given them.



Courtesy of IGN
»»  Baca Selanjutnya...